Jumat, 27 November 2015

Paloh Negeri Kebenaran (KKL 2)



Saya pikir disini. Tempat yang saya tinggali ini adalah daerahnya pesisir. Tahu-tahunya ternyata adalah termasuk sebagai daerah pedalaman Sambas. Tapi untuk menuju ke Pantai tidaklah terlalu jauh. Paling-palingan butuh waktu sekitar 40 menitan saja jika di tempuh dengan sepeda motor dan sekitar dua sampai tiga jam-an lebih, jika ditempuh dengan berjalan kaki.
Share: 

Senin, 23 November 2015

Resensi Buku Poros Maritim



Sebuah buku yang saya beli ketika pulang dari lomba menulis di Jakarta, pertengahan bulan September 2015 lalu. Tapi ini belinya di salah satu toko buku yang ada di  Pontianak. Buku yang ditulis oleh Benhard Limbong ini menceritakan tentang kekayaan alam laut Indonesia. Buku yang diterbitkan oleh Pustaka Margaretha pada tahun 2015 ini, secara gamblang menggambarkan isi laut negeri ini.
Share: 

Sabtu, 21 November 2015

Bu, Aku Ingin Menjadi Nelayan

Bu, Aku Ingin Menjadi Nelayan 

Bu, saya ingin menjadi seorang nelayan”. Adalah sebuah harapan yang tak bakalan kita saksikan oleh anak-anak masa kini. Akan sangat sulit menemukan, bila ada anak-anak yang bercita-cita ingin menjadi nelayan. Nelayan adalah pekerjaan yang menantang ombak, menahan terik panas matahari, bertaruh hidup dan mati.
 
Apa jadinya bila di dunia ini tak ada nelayan? Dan apakah dengan tidak adanya anak-anak yang bercita-cita untuk menjadi seorang nelayan, nelayan akan berkurang? Jawabannya tentu kalian sudah tahu sendiri. Apakah mau atau tidaknya seorang untuk menjadi seorang nelayan. Saya menekan ini karena, barangkali kalian yang membaca tulisan saya ini paham betul dengan kondisi masyarakat pesisir.
Share: 

Jumat, 20 November 2015

Filosopi Nelayan


Layaknya sebuah rombongan nelayan dalam satu kapal. Seperti biasa mencari apa yang dicari. Siang dan malam silih berganti. Jika musim memungkinkan, maka banyaklah yang di dapati. Tapi jika cuaca tak mendukung, sungguh bersiaplah dengan kehampaan. 
 
Sudah pasti jika cuaca buruk akan sulit untuk melaut. Alhasil, tangkapan pun, tak kan di dapati. Tapi perlu bersyukur dari hidup sebagai nelayan. Dimana kita diajari bagaimana menjadi sabar. Ya, sabar yang sesabarnya. Sebab di laut adalah bagaikan mencari benda raib. Syukur-syukur hasilnya berlimpah, jika sedang musim ikan atau udang. Namun jika sebaliknya. Apa mau kata? Sabar menanti musim ikan dan udang yang berlimpah di laut.
Share: 

Kamis, 19 November 2015

Motor dan Cinta

Bersame cinta di pagi ini. Tadi dari depan Masjid Mujahidin, lalu belok ke jalan MT, terus ke Sumatera hingga di depan kantor Bulog Kalbar, untuk mencari bengkel. Sekarng dah selesai jogingnye. Capek badan. Lumayan untuk hari ini keringatnye membasahi baju. Makenye malas nak masok agek dah. Joging sambil dorong motor be.
Share: 

Rabu, 18 November 2015

Hujan


Hembusan angin musim hujan, mengalir menerpa di tepian gang-gang. Angin itu lalu, menyebar menciptakan kesejukan di sepanjang jalan. Hujan turun semakin deras. Suasana semakin terasa magis.
Share: 

Ternyata Semua Itu Kutemukan Disini

         
Mengikuti sebuah pelatihan karya tulis ilmiah adalah hal yang tidak disangka sebelumnya. Dalam artian, sungguh ini hanya kebetulan saja dan tidak direncanakan untuk mengikutinya sebelumnya. Hal yang pertama mendasari saya untuk mengikuti pelatihan karya tulis ilmiah ini adalah karena diajak oleh Sumama spontan saja mau mengikuti pelatihan tersebut apalagi terdengar berita di telinga saya bahwa di Club Menulis IAIN Pontianak ini akan dilaksanakan tes untuk mencari mahasiswa yang bisa menulis karya ilmiah dan akan di ikut lombakan di kota Palu Sulawesi tengah nanti. Dengan akan dilaksanakan tes pioner di Palu nanti, maka ramailah para anggotan Club Menulis ini mengikuti pelatihan karya tulis ilmiah tersebut. Sebelum dilaksanakan tes pioner, terlebih dahulu dilaksanakan pelatihan tadi.
Share: 

Selasa, 17 November 2015

Ceritaku

Aku pun sangat memahami, begitupun juga engkau. Tapi aku tetap pada tujuan utama. Ingat pertama kali kita berjumpa? Ingatkah engkau bahwa sungguh tak ada yang berbeda? Tetap sama. Itulah yang kurasa.

Maaf, tak bermaksud untuk mengecewai, apalagi melukai. Hingga tulisan ini ditulis, semua tak kan merubahi. Waktu yang kan menjawabi. Dan tetap berusaha untuk apa yg kita ingini.
Share: 

Senin, 16 November 2015

Surat Untuk Pencuri Laptop ku

“Alhamdulillah, barusan saya sedekah laptop. Semoga bermanfaat bagi yang mengambilnya tanpa sepengetahuan saya.”

Ini cerita sudah lama, tapi apa salah saya ceritakan sedikit tentang sebuah arti kehilangan. Mungkin si dia, lebih membutuhkan ketimbang saya. Alhamdulillah saya bisa berbagi dengan orang tersebut tanpa sepengetahuan saya sendiri.
Share: 

Pendidikan Anak

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang paling awal dan sangat mempengaruhi perkembangan seorang anak. Oleh karena itu, kedua orang tua hendaknya berusaha menciptakan rumah tangganya yang harmonis dan didasari nilai-nilai agama sehingga anak memperoleh pendidikan memadai sejak dini. Jenis pendidikan untuk seorang anak dimulai sejak anak di dalam kandungan atau disebut dengan pendidikan sebelum lahir.
Share: 

Minggu, 15 November 2015

Sabtu, 14 November 2015

Kamis, 12 November 2015

Aku, Kau dan Seceper Kerupuk Basah (Bagian 2)

Semilir sejuk angin  yang berhembus dari rangkaian sungai Kapuas. Langit-langit di jalan Veteran Pontianak memang tak mendukung. Ya, hujan itu seakan mengerti, akan kelelahan kami (Kau, aku dan mereka) yang berdiam di kantor sedari pagi. Selama ini, kami memang dirundung kebosanan yang tiada tara. Datang dan pulang ke kantor seperti biasa. Ahh, sungguh sangat membosankan.

Hembusan angin musim hujan, mengalir menerpa di tepian gang-gang. Angin itu lalu, menyebar menciptakan kesejukan di sepanjang jalan Veteran. Hujan turun semakin deras. Suasana semakin terasa magis. Selain keindahan alam, kota khatulistiwa ini memiliki sejarah yang sangat menakjubkan. Apalagi kalau kisah tentang larinya hantu kuntilanak yang diusir dengan meriam oleh Sultan Pontianak dan para kawan-kawannya.
Share: 

Minggu, 08 November 2015

Ketika Semuanya Berawak dari Nol (1)

Memulai dari nol lagi. Sebab semuanya hilang hantah beranta, hilang entah kemana. Jauh sudah melangkah, namun sayang semuanya hilang. kini, yang tersisa hanyalah semangat yang membara. (Pontianak, 30 Mei 201).
 
Inilah status facebook yang pertama kali aku tulis di akun facebook baruku. Ya, sebetulnya juga ada facebook yang lama. Nama akunnya adalah Rahmat Firdaus. Di buat sekitar tahun 2010 yang lalu. Namun apa yang terjadi, setelah beberapa kali di bajak oleh orang yang tidak dikenal. Fb ku hilang total. Aku mengerti semua itu. Aku pun memahami semuanya. Bahwa setidaknya akun facebook kita dijaga dengan sebaik mungkin. Jangan sampai setelah lama bersama kita, hilang total sekejap saja.
Share: 

Catatan si Jomblo






Apa yang membuat orang itu menjadi jomblo? Dan bagaimana sejarah jomblo itu? apa akar dari kata jomblo ini? Bagaimana defenisi jomblo ini?

Ah,, mungkin kalian sudah tahu jawabannya. jadi, tak perlu saya jawab satu persatu pertanyaan diatas.
Share: 

Jumat, 06 November 2015

Aku, Kau dan Seceper Kerupuk Basah (Bagian 1)

Aku, Kau dan Seceper Kerupuk Basah (Bagian 1)

Hmm hari ini bekerja di kantor seperti biasanya. Pukul 8 pagi sudah harus Standbay di kantor dengan beragam pekerjaan yang harus diselesaikan. 

Aku menyeka muka sembari mengusap keringat yang bercucuran. Tiba saatnya jam istirahat kantor, aku kau dan mereka, langsung pamit pulang ke rumah kontrakanmu sementara.

Ya, kami berempat langsung tiba ke rumah kontrakanmu. Tepatnya di jalan Veteran, Pontianak. 

Kini, kau menyajikan seceper Kerupuk Basah yang dibuat tadi subuh. Selama ini, jujur aku belum pernah merasakan Kerupuk Basah. Aku, kau dan mereka menyantapnya dengan lahap. Enak sekali, pedas, dan manis, semanis orang yang membuat makanan Kerupuk Basah ini.

Siapa yang tidak tahu dengan Kerupuk Basah. makanan khas dari Kapuas Hulu ini. Hmm rupanya makanan ini paling enak ternyata. Makanan yang terbuat dari ikan air tawar dan di taburi kuah kacang khasnya.

Tiba-tiba hari hujan. Hujan itu seakan melarang aku, kau dan mereka untuk kembali ke kantor.
Share: 

Kamis, 05 November 2015

Perjalanan ke Jakarta dan Bogor

Merawat Kenangan. Inilah disaat saya terpilih sebagai peserta PCTA 2015. Sebagai juara 1 Provinsi dan dengan begitu, berhak untuk mempresentasikan karya tulis saya di depan Profesor. Ada lima Profesor yang akan menguji saya. Kebetulan lokasi presentasinya di Museum listrik TMII. Adapun jumlah peserta berjumlah 34 orang, sesuai perwakilan di Provinsi masing-masing. Dan ini hanya juara 1 saja yang berhak berangkat ke Jakarta.

 

Share: 

Pengusaha VS Mahasiswa



Bingung mau balas apa? Tapi hanya sedikit kata utk membalas dr perdebatan yg tiada ujungnya tersebut. Ketahuilah, bahwa dunia entrepreneur itu sangat2 tidak membedakan jenis kelamin, usia, apalagi pendidikan.
Berbicara ttg entrepreneur, tentunya ini adalah orang yg berduit. Berduit tentu sudah pasti bangga dengan apa yg diraihnya. Lalu seorang entreprenur tsbt, berkata:
Share: 

Selasa, 03 November 2015

Belajar Sejenak dari Kata-kata Dosen

 Belajar Sejenak dari Kata-kata Dosen

Dan sesaat masih terngiang dalam hati ini. Tentang sebuah kenangan. Tentang sebuah masa-masa yang tak bisa diceritakan pada tulisan ini. Ya, kenangan itu terkadang menyakitkan dan juga terkadang terasa indah. Tergantung pengalaman pada individu masing-masing.

Berbicara tentang kenangan, itu tak lepas dari apa yang sudah kita lakukan di masa lampau. Seperti yang pernah dikatakan oleh salah seorang dosen saya. Bahwa, "Apa yang kita dapatkan hari ini, itu adalah buah hasil dari pada apa-apa yang kita tanami di masa lalu".


Share: