Sabtu, 10 Desember 2016

Orang Bugis di Sungai Kakap, Kalimantan Barat

Buku Orang Bugis di Sungai Kakap Kalimantan Barat ini menggambarkan keadaan orang Bugis perantauan yang tinggal di Sungai kakap, Kalimantan Barat. Mereka hidup di ruang sosial bersama masyarakat Melayu dan Dayak, yang memiliki rivalitas etnis yang kuat.

Dokumentasi pribadi. Buku Orang Bugis di Sungai Kakap, Kalimantan Barat. Cover buku tampak dari depan
Menurut Hooker (1991) hampir empat abad yang lalu, yaitu sekitar tahun 1710, penjelajah dari tanah Bugis menjejakan kakinya di bumi Borneo barat atau Kalimantan Barat. Sebuah perahu datang dari Sulawesi dengan puluhan orang lelaki kuat di dalamnya. Mereka menurunkan sauh di pantai Sukadana, salah satu pantai di kota barat, yang kini menjadi ibukota kabupaten Kayong Utara.

Para Bugis itu kemudian berkuasa di pantai barat. Opu Daeng Manambon menjadi menantu Penembahan Sengkaok yang berkuasa di Mempawah. Salah seorang anaknya, menikah dengan anak habib Husin, pengelana dari Hadralmaut, dan menjadikan turunan penguasa Kesultanan Kadriayah di Pontianak. Sedangkan Opus Kamase menurunkan raja-raja Sambas. Opu yang lain, menikah dengan bangsawan di Sumatera dan Semenanjung Melayu. Bugis-bugis ini berkembang biak. Melahirkan generasi Bugis di perantauan. Mereka juga menjadi magnet untuk perantau Bugis yang lain.

Kendati demikian, walaupun begitu jarang mereka yang mengaku orang Bugis, berbicara bahasa Bugis di depan umum. Terlebih jika ada orang luar datang atau peneliti yang datang di suatu kampung Bugis di kalbar, Sungai Kakap pada khususnya. Lalu mereka menyimpulkan, bahwa disini tidak ada lagi yang bisa bicara bahasa tersebut. Terutama pada kaum mudanya. Memang kalo dilihat, sebagian besar bahasa yang mereka gunakan itu bahasa Melayu. Tapi lain lagi kalo bersama dengan keluarga di rumah, maka sudah pasti menggunakan bahasa Bugis.

Buku ini menurut saya, menarik untuk dibaca, terutama bagi penggiat sejarah dan budaya. Tulisan yang sangat indah dan ilmiah. Serta ditulis oleh seorang dosen di IAIN Pontianak Kalbar. Tulisan ini bukan review atau pun ulasan. Tapi sekedar info yang saya rasa perlu diketahui oleh khalayak ramai.

Keterangan Buku:
Judul       : Orang Bugis di Sungai Kakap Kalimantan Barat (114 halaman).
Penulis   : Yusriadi.
Penerbit : IAIN Pontianak Press, 2015.

Info Pemesanan 085787215322 (WA).
Share: 

5 komentar:

  1. Belum pernah ke Kalimantan, jadi sangat ingin baca buku ini :)

    BalasHapus
  2. Wahh..Rahmat ga jauh dari borneo y..pingiin bisa berkunjung ke sana
    Penangkaran orang utan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orang Utan itu hewan dilindungi. Bila ingin melihat maka harus ke hutan pedalaman Kalimantan Barat. Saya kurang tahu juga ya, penangkarannya itu dimana.

      Hapus
  3. Become a Master with ROYALQQ.

    ROYALQQ memberikan BUKTI bukan JANJI.

    200% FAIR PLAY | 200% PLAYER vs PLAYER

    PROSES DEPOSIT DAN WITHDRAW CEPAT HANYA 1 MENIT!
    MINIMAL DEPOSIT 15.000
    BONUS TURNOVER 0.5% [EVERYDAY!]
    BONUS REFFERAL 20% [SEUMUR HIDUP!]

    Kami menyediakan 7 HOT GAMES Terpopuler dalam 1 ID.
    -DOMINO | -BANDARQ | -BANDARPOKER | -POKER | -CAPSA | -ADUQ | -SAKONG ONLINE

    Rasakan bedanya bermain di ROYALQQ.

    REGISTER FREE : https://goo.gl/s7NzNZ

    Contact Us :
    Call : +855 8771 3624
    BBM : 2B68D666

    BalasHapus

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda