Selasa, 08 Maret 2016

Kritik Terhadap Admin Group Facebook



Di era yang serba terbuka ini, tentunya dengan sangat mudah kita mendapatkan segala berbagai macam informasi. Informasi itu, bisa kita dapatkan dari berbagai sumber, bisa dari media cetak maupun online. Media cetak tentu bisa kita dapatkan dari koran, majalah buku dan lain sebagainya. Sedangkan pada media online tentu sudah kita ketahui, yaitu dari internet.

Untuk internet sendiri, tentu kita sangat dengan mudah kita dapatkan dari berbagai informasi. Internet menyediakan berbagai informasi yang kita perlukan. Baik itu dalam hal untuk mencari hiburan, informasi serta kita bisa saling berbagi. Dan yang paling terpenting adalah kita bisa mendapatkan penghasilan dari dampak internet tersebut.

Setelah internet, tentu kita bisa mengenal berbagai macam sosmed (sosial media). Semisal facebook. Facebook sebagaimana yang kita ketahui, begitu banyak digunakan oleh masyarakat di berbagai penjuru dunia. Facebook dapat berbagi informasi, facebook note, video dan berbagai hal lainnya. 

Tapi yang terpenting adalah kita bisa membuat group di facebook. Ya, group facebook ini, membuat kita bisa saling berbagi. Group facebook misalnya, group alumni sekolah, group kampung kita yang anggotanya adalah warga kampung kita, group jual beli dan masih banyak lagi group-group yang ada di facebook.

Karena di group dibuat oleh seorang yang bernama Admin, maka Admin inilah yang membuat nama, menata tampilan group, memasang foto, menambahkan anggota dan lain sebagainya.

Tapi ada yang tidak saya sukai dari sebuah group facebook, misalnya ketika kita mengirim sesuatu info di salah satu group, eh menunggu persetujuan admin dulu. Loh iya jikalau adminnya online, kalo gak? Bisa kelamaan informasi tersebar. Apalagi informasi yang disampaikan para anggotanya sangat penting dan mendesak untuk disebarkan.

Dan menurut saya juga, group yang sejenis ini adalah group yang tidak ceria. Kenapa saya katakan begitu? Sebab di group ini sangat-sangat kurang berwarna dan tentunya akan sangat sepi dan lambat laun pun orang akan membiarkan group ini. Sepi. Kabur. 

Oke saja kalo groupnya, group anggota orang kampung kita, namun tidak juga kale bila kita harus membatasi hal-hal yang semacam ini terjadi.

Saya rasa, adminnya agak “malas” dalam mengurus groupnya. Mungkin kalo gak “mampu” mengurus, tolong jadikanlah saya adminnya, agar saya bisa membuat group tersebut penuh keceriaan dan warna. Hahaha.

Apalagi yang kita takutkan? Takut ada yang memposting hal-hal yang berbau porno, SARA atau terorisme? Kan bisa kita hapus dengan segera. Bila perlu, jika ada anggota yang nakal, kita bisa keluarkan dia dari group kita. Bereskan. Saran saya, wahai para admin group, sadarlah engkau, karena semua anggota akan sangat resah, terlebih saya sendiri sebagai anggota group. Sangat tidak enak bila mengirim postingan harus menunggu persetujuan Admin di group. Menyebalkan sekali.
Share: 

1 komentar:

  1. Are you looking for free Google+ Circles?
    Did you know that you can get these AUTOMATICALLY & ABSOLUTELY FOR FREE by using Like 4 Like?

    BalasHapus

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda